Tradisi Aneh di Dunia Yang Sulit Dipercaya

tradisi-aneh

Keanekaragaman membentuk dunia dan ketika kita berbicara tentang keragaman budaya, kita kadang-kadang seringkali membuat kita terpesona ataupun malah bingung dan merinding. Budaya, perilaku sosial dan norma-norma yang ditemukan dalam masyarakat manusia dapat menakut-nakuti kita tetapi bagi mereka ini merupakan nilai-nilai yang ditransmisikan melalui pembelajaran sosial.

Dari beberapa jumlah suku, norma, keyakinan, dan tradisi di seluruh Dunia, hadir beberapa budaya yang aneh dan sulit untuk dijelaskan di sini, yang, saya yakin, akan membuat anda bingung dan tersentak dan anda akan berseru, “Budaya aneh”….!

Hidup Dengan Mayat

mayathidup

Ya, hidup dengan orang mati, ini menakutkan bagi banyak orang, tetapi tidak bagi orang Toraja di wilayah Sulawesi. Di sini penduduk lokal tidak mengubur orang yang mereka cintai dan malah untuk memilih hidup dengan mayat selama berbulan-bulan sebelum meletakkan mereka untuk beristirahat. Mereka percaya bahwa tradisi ini menjamin nasib baik almarhum.

Memasang Piring Di Bibir

bibir piring

Di lembah Sungai Omo yang lebih rendah di Ethiopia, perempuan suku Surma dan suku Mursi terlihat dengan piring aneh di bibir bawah mereka. Ketika seorang gadis telah mencapai usia 15 atau 16 tahun, ibunya atau perempuan lainnya akan menusuk bibir bawahnya 6-12 bulan sebelum pernikahannya. Bibirnya dipotong sekitar 1-2 cm dan sebuah kait kayu dimasukkan. Setelah sebulan atau kurang, ketika bagian yang luka tersebut telah berlubang, maka sebuah lempeng berdiameter 3-4 cm dimasukkan ke bibirnya. Setiap wanita akan membuat piringnya sendiri dan menghiasinya dengan ornamen. Pelat ini menunjukkan kekuatan dan harga diri wanita, dan ukuran lempeng ini bahkan dapat mencapai ukuran hingga 20 cm.

Membuat Kulit Seperti Buaya

kulit buaya

Di Papua Nugini ada sebuah suku bernama Kaningara memiliki cara yang aneh untuk menunjukkan kekuatan mereka. Kulit para pria akan di iris untuk membuat tato buaya. Dipercaya bahwa memotong kulit seperti buaya membuat pria lebih kuat dan kuat. Mereka percaya bahwa manusia adalah evolusi dari buaya dan kulit yang di bentuk seperti ini akan membawa mereka dekat dengan alam.

Melempar Bayi

lempar bayi

Di desa Solapur, negara bagian Maharashtra di India, bayi yang baru lahir dilempar dari ketinggian 50 kaki dari puncak kuil Sri Santeswar. Anggota keluarga si bayi menunggunya dibawah untuk menangkap bayi dengan kain. Orang tua juga berdoa sebelum melempar bayi itu. Diperkirakan bahwa tradisi ini akan membawa keberuntungan, kesehatan dan umur panjang untuk bayi.

Memberi Makan Orang Mati

kuburan roma

Sebuah budaya super aneh tentang tentang kematian yang masih dilakukan di Roma. Disini terdapat sebuah tradisi untuk memberi makan orang mati. Kuburan memiliki pipa di mana anggota keluarga yang hidup akan menuangkan madu, anggur dan minuman serta makanan lainnya.

Mengecilkan Kaki

kecilin kaki

Di Cina, diperkirakan bahwa kaki kecil wanita adalah simbol kecantikan dan daya tarik. Untuk ini, hampir sejak seribu tahun lalu, kebiasaan mengikat untuk mengecilkan kaki di lakukan di Cina, di mana kaki gadis-gadis remaja di paksa untuk tetap kecil. Wanita dipaksa untuk mengikat kaki mereka. Pada akhir 1940-an, budaya mengikat kaki menyakitkan ini mulai dilarang.

Menyiram Cairan Hitam Kepada Pengantin

siram pengantin

Di daerah pedesaan Skotlandia, ada tradisi menarik lainnya yakni menghitamkan pengantin. Beberapa hari sebelum menikah, gadis atau pemuda itu akan dibawa oleh teman-teman mereka. Mereka kemudian menyiram zat cairan hitam seperti jelaga dan cat pada pengantin. Ketika tubuh mereka sepenuhnya ditutupi dengan warna hitam, mereka akan berbaris melewati kota. Tujuan penghinaan ini adalah untuk menyiapkan mental mereka untuk menghadapi masalah perkawinan.

Menangisi Pengantin

tangisi pengantin

Di sepanjang sejarah, budaya yang berbeda selalu memiliki persyaratan aneh yang dituntut pada kaum wanita mereka. Sama halnya dengan Provinsi Sichuan di Cina Barat Daya di mana pengantin harus menangis sebulan sebelum pernikahan mereka. Ini wajib untuk semua pengantin dan jika ada pengantin yang tidak menangis, maka dia dipukuli oleh ibunya.

Hal yang paling aneh dalam kebiasaan ini adalah bahwa bukan hanya pengantin wanita yang dihukum karena menikah tetapi juga ibunya, nenek dan bibi sekaligus, aneh sekali bukan? Setelah dimulainya sepuluh hari dari kebiasaan ini, ibu pengantin wanita bergabung dengan pengantin dalam menangis. Setelah sepuluh hari, nenek juga bergabung dan kemudian para bibi menemani mereka dalam tradisi menangis ini.

Demikianlah sobat kuas hitam beberapa tradisi aneh yang ada di dunia ini, nah jika sobat kuashitam memiliki pengalaman budaya aneh lainnya, jangan sungkan-sungkan untuk membagikan pengalaman sobat semua dengan berkomentar di bawah ini. Terimakasih.

One Response

Leave a Reply